Myrunshorts.com, Bagi pemilik mobil pastikan menaruh perhatian pada sistem radiator mobil karena jika dirawat dengan baik maka mesin mobil akan minim masalah. Mesin mobil yang rusak memang menjadi hal yang lumrah ditemui terutama jika umurnya sudah lumayan, yakni sejak berumur 3-5 tahun akan mudah rusak. Jika mesin mobil sudah sering rusak padahal masih muda bisa jadi karena ada sistem yang rusak di bagian dalam mesinnya, salah satunya sistem radiator tadi.

Radiator mobil.
Radiator mobil.

Salah satu tanda radiator pada mobil mengalami kerusakan adalah ketika mesin mobil mengalami overheat. Yakni suhu mesin menjadi terlalu tinggi atau panas dan jika dibiarkan maka akan menimbulkan kebakaran dan mobil mogok secara mendadak di tengah jalan.

Meskipun sistem radiator pada mobil memiliki peran vital sayangnya kebanyakan pemilik mobil memilih untuk mengabaikannya. Padahal kalau rusak biaya yang dikeluarkan terbilang tinggi, maka cobalah merawatnya karena mudah semudah belanja online di internet.

Perawatan Sistem Radiator Pada Mobil

Radiator mobil.
Radiator mobil.

Menjadikan radiator berjalan baik bisa memastikan mobil tidak mudah mengalami kerusakan dan tidak pernah mogok. Perawatannya terbilang mudah dan berikut adalah perawatan wajib tersebut:

  1. Mengecek volume air pada radiator,

Volume air di tangki radiator akan berkurang dengan sendirinya seiring pemakaian mobil tersebut, maka musti rajin dicek. Sebab ketika volumenya terlalu kurang bisa memicu overheat pada mesin yang tentu mengatasinya akan membuat Anda senam jantung lantaran mesin mobil berasap. Maka cek volumenya secara rutin dan segera isi airnya kalau sudah agak rendah.

  1. Rutin menguras tangki radiator,

Tangki pada radiator mobil rupanya sama persis dengan tangki bahan bakar yakni mudah sekali berkarat. Karat ini berasal dari berbagai kotoran yang berasal dari selang-selang yang terhubung ke tangki radiator. Jika sudah berkarat maka dijamin suhu mesin tidak akan stabil oleh sebab itu pemilik mobil disarankan untuk rajin menguras dan membersihkan tangki ini secara berkala. Bisa diserahkan kepada mekanik namun kalau bisa dilakukan sendiri silahkan untuk mencobanya.

  1. Gunakan radiator coolant bisa diperlukan,

Air yang baiknya dipakai untuk mengisi tangki radiator adalah air yang bersih dan bisa memakai air mineral atau air khusus radiator yang dijual di bengkel dan toko sparepart kendaraan. Jika dalam kondisi terpaksa maka beberapa pemilik mobil memakai air kran dan bahkan air sungai terutama saat overheat terjadi secara mendadak. Jika dilakukan segera tambahkan radiator coolant yang berfungsi mendinginkan mesin dari tangki radiator.

  1. Tutup rapat tangki radiator,

Memastikan tutup tangki radiator sudah tertutup rapat adalah kewajiban, sehingga mencegah radiator coolant tumpah sehingga suhu mesin mobil tetap stabil. Sayangnya tutup radiator ini bisa saja kendur dengan sendirinya, maka disinilah manfaat mengecek kondisi radiator secara berkala. Jangan sampai hanya dibersihkan namun memastikan tutupnya rapat supaya bisa menjaga kondisi mesin tetap baik selama tangki radiator tersebut penuh.

Radiator yang selama ini disepelekan ternyata punya pengaruh sangat besar terhadap kesehatan dan kondisi mesin mobil. Maka tidak ada ruginya memberi perhatian lebih, toh jika mobil sehat Anda pula yang akan menyukai efeknya. Merawatnya tidaklah sulit dan tidak perlu ilmu tentang teknik mesin karena cukup dicek berkala dan memeriksa tutup, kebersihan, maupun volume tangki radiatornya.

Jadi orang awam tentu sangat mudah melakukannya dan saat ditemukan ada yang error barulah dibawa ke bengkel, sehingga radiator mobil awet begitupun dengan mesin mobil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here